Praktikum Struktur Data – 24 Juni 2013

Materi Praktikum Struktur Data – 24 Juni 2013.

Pengurutan data menggunakan metode Gelembung (Bubble sort) dan Seleksi (Selection sort)

Setelah mempelajari cara kerja antrian (queue) dan tumpukan (stack) maka pada minggu ini kita kembali melihat proses pengurutan data (sorting). Beberapa saat yang lalu, kita telah memahami cara kerja pengurutan data menggunaakan metode Gelembung, sekarang kita coba proses pengurutan data menggunakan metode Seleksi. Tabel ilustrasi dari kedua metode tersebut dapat diunduh di sini. Metode Gelembung dan metode Seleksi akan digunakan untuk mengurutkan data awal yang sama yaitu: 30, 10, 50, 40, 60, 20, secara ascending dan descending. Tampilan hasil kinerja kedua algoritma ini dapat dilihat di sini. Pelajari source code berikut ini 1, 2, 3, dan 4 (catatan… untuk metode gelembung, source code ini adalah versi revisi dari yang sebelumnya). Ini sekaligus menjadi alternatif jawaban tugas saudara (kelas 7.50-09.30).

 

Worst case

Pada konteks ini, istilah tersebut digunakan apabila data yang akan diurutkan memiliki susunan “terburuk” atau paling tidak urut. Worst case dibagai menjadi dua yaitu:

– data memiliki susunan terburuk untuk diurutkan secara ascending

– data memiliki susunan terburuk untuk diurutkan secara descending

Dengan menguji coba menggunakan source code di atas maka diperoleh hasil kinerja seperti berikut ini untuk kondisi worst case ascending dan kondisi worst case descending. Amati dan bandingkan hasil kinerja ini, lalu bandingkan dengan tabel ilustrasi di atas.

Selamat belajar…

 

 

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: